Dilaksanakan Setiap Hari senin

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Setiap Hari Sabtu

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Setiap Hari Jum'at Pagi

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Setiap Hari Jum'at Siang Dengan Peserta Didik Khusus Perempuan

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Oleh Guru, Orang Tua (Komite), Juga siswa

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Oleh Guru kepada siswa

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dilaksanakan Oleh Guru dan siswa bersama warga sekitar sebagai tanda makhluk sosial

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Pelaksanaan perlombaan dan Olimpiade Oleh Siswa

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Dengan motivasi dan dorongan yang maksimal, siswa mampu tumbuh dengan prestasinya

Bersatu Kita Teguh, Bersama Kita Berjuang, Untuk Tujuan Visi dan Misi Yang Sama, Mencetak Generasi Yang Cerdas dan Berakhlaq Mulia.

Jumat, 01 Mei 2026

Produktif & Berprestasi, Ini Ragam Kegiatan SDN Limusnunggal I Sepanjang April 2026


KABAR SEKOLAH

— Bulan April 2026 menjadi bulan yang padat dan bermakna bagi keluarga besar SDN Limusnunggal I. Berbagai program pembiasaan, pembinaan, hingga persiapan lomba berjalan beriringan untuk membentuk siswa yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.

Rutinitas Pembentuk Karakter

Setiap hari Rabu, seluruh siswa dan guru semangat mengikuti Senam Pagi Bersama di lapangan sekolah untuk menjaga kebugaran. Sementara setiap Jumat pagi, kegiatan Shalat Dhuha Berjamaah rutin digelar di lapangan, diikuti khidmat oleh siswa kelas 1-6 sebagai pembiasaan ibadah sejak dini. Untuk mendukung gizi siswa, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibagikan setiap hari sekolah pada jam istirahat. Menu sehat ini disambut antusias anak-anak dan membantu mereka lebih fokus belajar di kelas.

Fokus Akademik & Asesmen

Di bidang akademik, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan aktif setiap hari. Khusus siswa kelas 6, bulan April diisi dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pemetaan dan penguatan materi menjelang Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) yang akan dilaksanakan mulai 4 Mei 2026.

Pembinaan & Persiapan Lomba

SDN Limusnunggal I juga aktif mengikuti ajang talenta. Sekolah telah melaksanakan seleksi O2SN tingkat sekolah untuk cabang olahraga dan mengirimkan wakil terbaik. Tak hanya itu, pembinaan intensif tengah dilakukan untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Lomba Pentas PAI.

Menambah wawasan siswa, sekolah menerima kunjungan Pembinaan dari Kanit Binpolmas Sat Binmas Polres Sukabumi Kota. Materi tentang disiplin, tata tertib berlalu lintas, dan bahaya bullying disampaikan dengan cara yang menyenangkan.

Pelayanan untuk Siswa

Pada akhir April, sekolah juga memfasilitasi Pelayanan Pencairan PIP bagi siswa penerima manfaat, memastikan bantuan pendidikan tersalurkan tepat sasaran.

Kepala SDN Limusnunggal I, CEP AGUS, S.Pd., mengapresiasi kerja sama semua pihak. "Alhamdulillah, April kami tutup dengan semangat. Anak-anak sehat, rajin ibadah, dan siap berkompetisi. Mohon doa untuk siswa kelas 6 yang akan menghadapi SAJ awal Mei, dan untuk kontingen lomba kami," 


SENAM PAGI SETIAP HARI RABU PAGI



SENAM PAGI SETIAP HARI RABU PAGI


SOLAT DHUHA BERJAMAAH SETIAP HARI JUMAT


SIAGA GURU dan TENDIK MENJELANG PEMBELAJARAN


SIAGA GURU dan TENDIK MENJELANG PEMBELAJARAN


SIAGA GURU dan TENDIK MENJELANG PEMBELAJARAN


DOKUMENTASI MENJELANG TKA


DOKUMENTASI MENJELANG TKA


DOKUMENTASI MENJELANG TKA


DOKUMENTASI MENJELANG TKA


DOKUMENTASI MENJELANG TKA


MEMBIASAKAN DISIPLIN DALAM UPACARA


MEMBIASAKAN DISIPLIN DALAM UPACARA


HORMAT PADA GURU


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


KEGIATAN BELAJAR TIAP HARI


ANTUSIAS ANAK SAAT MENERIMA MBG


ANTUSIAS ANAK SAAT MENERIMA MBG


KEGIATAN O2SN


LATIHAN PERSIAPAN PENTAS PAI









KUNJUNGAN PEMBINAAN DARI KANIT BINPOLMAS
SAT BINMAS POLRES SUKABUMI KOTA


MEMFASILITASI PELAYANAN PENCAIRAN PIP
PADA SISWA SISWI YANG DIINFORMASIKAN LAYAK
MENDAPATKAN BANTUAN PADA ORANG TUA


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK


KEGIATAN BELAJAR PRAKTEK




















Selasa, 28 Juli 2020

ADAFTASI KEBIASAAN BARU



ADAFTASI KEBIASAAN BARU DISAAT PEMBELAJARAN TATAP MUKA KEMBALI DILAKSANAKAN


Berbagai respons yang diberikan masyarakat mengenai pemberitaan ini, ada yang merasa cemas, khawatir, sedih, marah ada juga yang merespon dengan perasaan tenang dan percaya diri.

Covid-19 berhasil mengubah kebiasaan kita sehari-hari mulai dari belajar, bekerja, beribadah dan kegiatan lainnya, yang mengharuskan kita untuk melakukannya dari rumah. Seakan semua kegiatan kita dibatasi, menjadi tidak produktif dan berimbas pada munculnya permasalahan ekonomi, kesehatan, diberbagai daerah maupun negara.

Salah satu kebiasaan yang berubah saat masa pandemi Covid-19 adalah proses belajar mengajar, yang tadinya dilakukan secara langsung ataupun tatap muka, sekarang semua dilakukan dengan sistem daring atau online dari rumah.

Kini kita dihadapkan pada era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Yaitu masa ketika kita bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti halnya dalam bekerja, beribadah, dan proses belajar mengajar.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengeluarkan panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran dan tahun akademik baru di masa pandemi Covid-19, yang dibagi menadi 3 tahapan dan tahap pertama dimulai dari jenjang sekolah menengah atas.

Kembali belajar disekolah pada masa adaptasi kebiasaan baru, menjadi problematika baru terutama pada orang tua wali/siswa. Ada yang tidak menyetujui dengan alasan rasa kekhawatiran saat anaknya berada di lingkungan sekolah tanpa pengawasan penuh dari pihak sekolah. Ada juga yang menyetujui hal ini jika selama proses belajar mengajar protokol kesehatan diterapkan dengan benar.


Satriawan Salim, Wakil Ketua Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai rencana pembukaan sekolah untuk kegiatan belajar mengajar di masa adaptasi kebiasaan baru, harus memperhatikan banyak hal, terutama protokol kesehatan yang ketat demi kepentingan keselamatan siswa, guru, maupun staf sekolah. Menurutnya ada empat hal yang mesti diperhatikan.

Pertama, regulasi terkait pembukaan sekolah, metode pembelajaran, pengaturan kelas, dan protokol kesehatan di sekolah.

Kedua, terkait anggaran. Pemerintah pusat dan daerah juga mesti menyiapkan anggaran terkait pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di sekolah.

Ketiga, terkait infrastuktur dan penanggung jawab serta sumber anggaran. Infrastuktur di sini adalah penunjang kebersihan dan kesehatan disekolah seperti alat pelindung dasar, tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker dan lainnya.

Keempat, kesiapan dari SDM yaitu gurunya, harus paham bagaimana pengelolaan proses belajar mengajar di masa pandemi, misalnya melalui pelatihan. Hal ini diperlukan demi kesamaan pandangan antara guru, siswa, maupun orang tua.

Jika semua pihak dapat bekerjasama, tentu hal ini bisa saja terwujud. Meskipun tentunya akan ada perbedaan penerapan antara sekolah yang berada di zona hijau dengan yang berada di zona merah.

Merujuk pada Surat Edaran Mendikbud No.4 Tahun 2020, belajar dari rumah dapat di fokuskan pada Pendidikan kecakapan hidup, seperti bagaiana cara menghadapi pandemi Covid-19. Selain itu, aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah dapat bervariasi, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses atau fasilitas belajar dirumah, karena tentu tidak semua siswa memiliki fasilitas penunjang pembelajaran yang sama.

Berdasarkan info dari wartakotalive.com saat ini sekolah yang menerapkan pemberlajaran dari rumah sekitar 97,6%. Sementara sisanya tidak melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) karena tidak memiliki perangkat pendukung. Sekitar 2,4% yang tidak melaksanakan belajar dari rumah adalah sekolah yang berada di daerah khusus pedalaman, bukan daerah terjangkit Covid-19

Melihat pada pemberitaan sekarang, banyak anak-anak yang juga sudah merindukan suasana belajar disekolah.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi juga mengatakan, banyak anak rindu kembali ke sekolah karena merasa stres dan tertekan dengan cara pembelajaran orang tua di rumah.

Dalam hal ini orang tua di tuntut untuk bisa kreatif dalam memberikan pembelajaran, mendampingi saat anak belajar menggunakan gawai, dan juga tidak terlalu menuntut anak terlalu keras dalam belajar.

Belajar di rumah, maupun belajar di sekolah tentu keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan. Sebagai orang tua, kita bisa menyikapinya dengan pemikiran positif. Saat anak sekolah seperti biasapun tetap saja pendidikan di sekolah tidak akan cukup, maka ketika anak sudah di rumah, kita juga harus tetap memberikan perhatian pada apa yang sudah anak pelajari disekolah.

Akan ada proses pembelajaran yang efektif apabila ada kerja sama antara orang tua dan guru. Orang tua bisa mengonsultasikan bagaimana cara pembelajaran yang efektif kepada guru di sekolah, dan gurupun bisa tahu seperti apa keseharian anak didiknya dari orang tua. Sehinga guru maupun orang tua akan mampu menciptakan cara pembelajaran yang bisa di terima oleh anak.

Setiap anak pasti memiliki potensi, maka dalam hal ini orang tua maupun guru di tuntut untuk bisa kreatif dan harus mempercayai bahwa proses belajar mengajar dapat dilakukan dengan cara apapun, tinggal bagaimana kita mengasah, mengeluarkan kemampuan anak dan memfasilitasi anak dalam hal pembelajaran. Sehingga mampu menciptakan suasana pembelajaran baru yang membuat anak mampu mengembangkan potensinya melalui cara pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Jadi apakah sudah siap kembali belajar di sekolah ? Semua ini tentu tidak bisa terealisasi tanpa adanya kerjasama dari semua pihak. Jika memang kedepannya proses belajar mengajar di sekolah akan kembali seperti biasa, maka baik pemerintah maupun pihak sekolah harus bisa meyakinkan semua pihak terutama orang tua siswa, bahwa bersekolah di masa adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang bisa saja dilakukan dengan juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar sehingga aman bagi siswa maupun semua pihak yang terkait.

Senin, 18 Mei 2020

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA

SDN LIMUSNUNGGAL 1 KOTA SUKABUMI
MENGUCAPKAN
SELMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H 



Tanpa terasa, Hari Raya Idul Fitri 1441 H akan segera tiba. Untuk menyambut hari raya Idul Fitri biasanya umat Muslim memiliki tradisi bermaaf-maafan dan mengucapkan selamat lebaran.

Namun, lebaran tahun ini cukup berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, umat Muslim bisa saling bermaaf-maafan dan mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri melalui pesan singkat.

Mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri menggunakan kata-kata mutiara bisa jadi pilihan.
Beragam ucapan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1441 H bisa dibagikan kepada siapa saja.
Ucapan yang disampaikan saat Idul Fitri dan Idul Adha yang sesuai sunnah adalah sebagai berikut:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Taqabbalallahu minna wa minkum
Artinya: "Semoga Allah menerima amal kita seluruhnya''


Ada pula ucapan selamat Idul Fitri yang biasa digunakan orang-orang khususnya Indonesia, yakni Minal Aidzin wal Faidzin.

Selain dua ucapan di atas, ada beragam ucapan selamat hari raya Idul Fitri yang bisa digunakan untuk sekedar update status di media sosial atau dikirim kepada saudara, keluarga, dan teman melalui WhatsApp, Facebook atau Instagram.

Berikut kumpulan ucapan hari raya Idul Fitri 1441 H yang bisa jadi referensi untuk dikirimkan ke kerabat terdekat, dirangkum dari berbagai sumber.


1. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla 'amin wa antum bikhoir.
(Semoga Allah menerima (puasa) kita dan setiap tahun semoga kita senantiasa dalam kebaikan)

2. Idul Fitri telah tiba di tahun 2020. Kita kembali menjadi suci setelah berperang melawan diri sendiri. Taqobballahuminna wa minkum, taqobbal ya kariim. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

3. Ramadan telah berlalu. Fajar hari kemenangan telah menyambut. Membawa sinar terang kedamaian dan kesucian. Menebarkan berkah di Idul Fitri yang suci. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin.

4. Terkadang mata salah dalam melihat. Hati salah ketika menggugat. Mulut salah ucap hingga menyayat. Di bulan yang suci ini, dengan niat setulus hati, saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin.

5. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mari kita lupakan kesalahan di masa lalu dengan saling memaafkan. Semoga Allah memberikan kita kebahagiaan dan kemakmuran yang melimpah ke depannya.

6. Jiwa-jiwa kembali putih seakan lahir kembali. Jutaan syukur menggema di langit Ilahi. Semoga kemenangan ini menjadi kemenangan hakiki. Selamat Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin.

7. Semoga berkah Allah mengisi hidupmu dengan kebahagiaan dan membuka pintu sukses saat ini dan seterusnya. Selamat Lebaran!

8. Jika ada ucap yang membekas lara. Ada tingkah merangkai duka. Ada kata merangka dusta. Mohon maafkan aku lahir dan batin. Selamat Lebaran!

9. Walau sesibuk apapun operator dan pesanku pending terus menerus, namun saya mewakili seluruh keluarga tetap teguh untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minal Aidzin Wal faidzin.

10. Terkadang ada persaingan
Terkadang ada perselisihan
Di hari yang fitri ini kita kokohkan tali pertemanan dengan saling memaafkan.

11. Agungkan kebesaran-Nya
Syukuri ampunanannya
Lapangkan hati di hari nan fitri
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.

12. Memaafkan
/me.ma.af.kan/v
Memberi ampun atas kesalahan dan sebagainya; tidak menganggap salah dan sebagainya lagi. Kalau belum rela, ada opor ayam dan ketupat di rumah siap menyapamu.

13. Sebelum ajal datang
Sesaat sebelum takbir berkumandang
Selagi kuota internet belum habis
Izinkan saya untuk menyampaikan permintaan maaf
Mohon maaf lahir dan batin.

14. Harta paling berharga adalah sabar
Teman paling setia adalah amal
Ibadah paling indah adalah ikhlas
Identitas paling tinggi adalah iman
Pekerjaan paling berat adalah memaafkan
Mohon maaf lahir batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

15. Reset khilaf atau restart hati?
Asal jangan di-shutdown
Sedikit error bisa diperbaiki, asal jangan hang
Mohon maaf lahir dan batin.








Jumat, 15 Mei 2020

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)



Oleh: UJANG YUDI KARTA SASMITA, S.Pd., M.Pd/Kepala Sekolah SDN LIMUSNUNGGAL 1 Kota Sukabumi

Sukabumi, – Berbicara kepemimpinan organisasi sekolah, kepala sekolah merupakan seseorang yang berada di garda terdepan dalam upaya mencerdaskan bangsa. Kepala sekolah merupakan ujung tombak dalam keberhasilan maju atau tidaknya suatu satuan pendidikan yang ia pimpin.
Kepala sekolah memikul tanggung jawab terhadap kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekolah serta warga sekolahnya. Rasa aman dan nyaman ini harus dirasakan oleh guru, siswa dan orangtua. Termasuk dalam hal keamanan dan kenyamanan di masa tanggap darurat Covid-19.
Kepala sekolah memegang peranan vital sebagai leader dalam membangun atmosfir pendidikan dan memastikan peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran bermakna, seperti guru SDN LIMUSNUNGGAL 1 Kota Sukabumi yang melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswanya dengan tetap menggunakan pembelajaran aktif.
Walaupun pembelajaran dilaksanakan di rumah, pembelajaran di SDN LIMUSNUNGGAL 1 Kota Sukabumi tetap menerapkan salah satu pembelajaran aktif MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi).

Oleh sebab itu saya yakin dengan adanya pengambilan langkah-langkah yang tepat dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak sekolah, maka proses pembelajaran dan pengajaran di tengah wabah Covid-19 akan berjalan lancar. Dengan adanya keputusan yang mensyaratkan siswa dan guru melakukan pembelajaran dari rumah maka kepala sekolah harus mampu menularkan semangat perubahan kepada guru, siswa dan orangtua secara cepat, dan akurat.





KEGIATAN PESERTA DIDIK SAAT IKUT OLIMPIADE DAN PERLOMBAAN

TINGKAT KECAMATAN
UNTUK MEMPEREBUTKAN PIALA BERGILIR
DAN NAIK KE TINGKAT KOTA